Metromedannews.co, Medan - Viral video di media sosial (medsos) pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Full Bethesda, Jalan Medan - Binjai KM 10,8/Jalan Sama No 71, Kabupaten Deliserdang diduga menolak dan tidak menangani pasien BPJS yang dalam kondisi gawat darurat.
Dilihat metromedannews.co, Sabtu (28/2/2026) dalam narasi video tersebut pihak keluarga pasien meneriakkan bahwa pihak RSU Full Bethesda menolak pasien lansia yang darurat dari IGD.
Baca Juga:
Luar Biasa ! Andi Azwan Damanik Pangulu Perdagangan II Bangun Drainase 100 Meter di Gg. Air Bersih dengan Dana Pribadi
"Udah-udah enggak usah ditangani, bawa aja bawa-bawa ngapain ibu mana dokter ini. Kalau enggak di ginikan kalian dari tadi gak ada direspon yang BPJS IGD gak ada, siapa bilang BPJS. Orang tuaku udah kayak gitu kalian buat yah begini penanganan Bethesda ini. Bapak Gubernur Sumatera Utara, bapak Kadis Sumatera Utara, bapak kepala cabang BPJS, rumah sakit Bethesda ini. Orang sakit darurat ini tidak kalian terima BPJS, kalian bilang ke IGD. Mana dokternya, ibu jangan ikut-ikut. Dokternya bilang jangan bawa kesini orang yang darurat. Nyawa ini tau klian. Seluruh peserta BPJS berhak menggunakan haknya dimana aja, kami bayar bukan enggak bayar kami. Rumah Sakit Bethesda ini. Kepala Dinas Sumatera Utara Kesehatan pasien ditolak ini enggak ditangani," isi dalam narasi video tersebut.
Seorang warga yang menyaksikan peristiwa penolakan pasien darurat tersebut mengatakan kejadian itu menjelang adzan magrib, perawat RSU Bethesda membawa keluar pasien dari IGD.
"Saya melihat ribut-ribut keluarga pasien dengan perawatnya dan perawatnya membawa keluar dari ruang IGD. Keluarga pasien langsung membawa ke rumah sakit Adammalik bang dan terlihat kondisi pasien sangat darurat. Perempuan pasiennya bang dan sudah tua," ungkap warga yang menyebutkan namanya kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026).
Baca Juga:
Pangulu Perdagangan II Fasilitasi Layanan Kesehatan Andi Azwan Damanik S.P."Ambulans ini digunakan untuk kepentingan warga setempat agar mendapatkan fasilitas kesehatan tingkat lanjut "
Saat dikonfirmasi langsung oleh awak media ke pihak RSU Bethesda terkait kebenaran penolakan pasien BPJS darurat tersebut, terkesan dipersulit oleh petugas Rumah Sakit berinisial A. Siahaan yang mengaku dibagian farmasi. Dia mengatakan bahwa Direktur RSU Full Bethesda dan Humasnya lagi tidak ada.
Terpisah, Humas RSU Full Bethesda, Condolius Pasaribu saat dikonfirmasi awak media ke nomor 08116780xxx terkait video viral pasien darurat ditolak dan tidak ditangani, belum memberikan jawaban hingga berita ini ditayangkan.
[ REDAKTUR : HADI ]