Hal inilah yang mengakibatkan tanah turun atau bahkan anjlok.
"Subdrain ini harus diperbaiki agar setelah pengaspalan Jalan Balai Kota yang merupakan jalan utama ini tidak tergenang air dan bergelombang lagi," ungkapnya.
Baca Juga:
Gubernur Riau: Perbaikan 10 Km Jalan Rusak di Inhu Butuh Rp100 Miliar
Topan mengatakan, pekerjaan yang dilakukan di jalan protokol ini sedikit banyak menyebabkan gangguan kemacetan lalu lintas. Untuk itu, pihaknya meminta maaf dan pengertian masyarakat yang melalui jalan itu.
"Pekerjaan yang dilakukan tentu mengganggu kenyamanan pengguna jalan, karena itu kami minta maaf. Mudah-mudahan setelah pekerjaan ini selesai, warga akan bisa menikmati kondisi jalan yang lebih baik daripada sebelumnya," katanya.
Disoal waktu penyelesaian pekerjaan, Topan mengatakan, pihaknya berusaha secepatnya. Dirinya mengaku, faktor cuaca juga mempengaruhi waktu penyelesaian pekerjaan.
Baca Juga:
Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Jalan Demi Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran
"Karena itu harus dilakukan secara hati-hati dengan berkoordinasi dengan pihak pemilik utilitas," tukasnya. [jat]