"Sampai di dalam rumah, saya masih diserang. Istrinya bahkan mencakar saya. Mereka satu keluarga kompak mengeroyok saya," tambahnya lagi.
Baca Juga:
Tegur Ibu Marahi Anak, Prajurit TNI AD Jadi Korban Pengeroyokan di Depok
Akibat kejadian itu, Robin mengaku mengalami trauma dan luka fisik di bagian kepala serta badan.
"Saya menuntut keadilan. Seharusnya jadi teladan, bukan Arogan, karena dia sebagai anggota dewan supaya jangan suka-sukanya ke depan sebagai wakil rakyat. Seharusnya dia mencari contoh dan menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat, bukan menjadi membuat citra buruk," harapnya.
Merasa dipermalukan di depan warga sekampung, Robin akhirnya resmi menyeret oknum anggota Dewan beserta anak dan istrinya ke jalur hukum dengan melaporkan tiga orang tersebut ke Polrestabes Medan.
Baca Juga:
Tegur Ibu Kasar ke Anak, Anggota TNI AD Dikeroyok di Stasiun Depok Baru
"Harga diri saya sudah terinjak-injak, satu kampung ini tahu. Saya sangat malu. Saya menuntut keadilan agar tindakan arogan seperti ini diproses hukum," pungkasnya.
Sementara itu, oknum Anggota Dewan berinisial AT (terlapor) saat dikonfirmasi via seluler, Kamis (11/6/2026) belum menjawab hingga berita ini ditayangkan.
[ REDAKTUR : HADI ]