Ia menyoroti pentingnya langkah antisipatif terhadap potensi gangguan kamtibmas, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri. Menurutnya, kejahatan jalanan menjadi salah satu perhatian utama yang harus dihadapi bersama.
“Hari ini adalah hari ke-105 saya menjabat sebagai Kapolrestabes Medan. Saya menghitung hari karena saya ingin memastikan setiap langkah yang diambil memberikan dampak terbaik bagi masyarakat Kota Medan,” ujar Jean Calvijn.
Baca Juga:
Mending Lapor Propam! Capek Di-PHP-in Info Berkas di Polrestabes Medan
Kapolrestabes Medan juga menyinggung adanya penurunan terhadap beberapa jenis kejahatan, serta mencatat sejumlah masukan dari perwakilan buruh, termasuk terkait aksi kriminal seperti bajing loncat dan kejahatan jalanan lainnya, yang akan dijadikan bagian dari penetapan target dan strategi ke depan.
Lebih lanjut, Kapolrestabes Medan menekankan bahwa buruh dan polisi sejatinya merupakan satu keluarga besar dalam kehidupan bermasyarakat.
“Buruh atau polisi hanyalah status. Yang lebih penting, kita semua adalah keluarga yang memiliki tanggung jawab bersama menjaga Kota Medan tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Baca Juga:
Polsek Medan Baru Amankan Seorang Terduga Pelaku Curanmor
Ia juga memastikan Polrestabes Medan akan terus membuka ruang komunikasi, memperkuat pelayanan publik, serta menjalin kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya rasa aman.
Kegiatan silaturahmi tersebut diakhiri dengan pemberian cenderamata dan foto bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi Polri dan serikat pekerja/buruh dalam menjaga stabilitas keamanan, mencegah potensi konflik sosial, serta mendukung terciptanya iklim kerja dan investasi yang aman di Kota Medan.