“Semoga ke depan atlet KKI Inalum semakin berprestasi dan dukungan yang ada terus berlanjut,” tambahnya.
Bagi P Harry Silaen, keberhasilan ketiga anaknya adalah anugerah yang patut disyukuri. Ia menilai pencapaian tersebut bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang proses panjang yang dilalui dengan penuh ketekunan.
Baca Juga:
Indonesia Turunkan 17 Wakil di BAC 2026, Siap Hadapi Persaingan Ketat di Ningbo
“Semua ini karena berkat Tuhan. Saya berharap mereka tetap rendah hati dan terus mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah,” ungkapnya, Senin (30/3/2026).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih dan pembina, termasuk Ketua Dewan Guru KKI Sumut Sensei Kompol Janpiter Napitupulu serta Senpai Ramlan Gultom ST, yang telah membimbing anak-anaknya hingga mencapai prestasi tersebut.
Tak lupa, Harry memberi pesan kepada atlet lain yang belum meraih kemenangan agar tidak berkecil hati.
Baca Juga:
Ikuti Jejak US Open, Wimbledon Kini Pakai Video Review di 2026
“Kegagalan adalah awal dari kesuksesan. Teruslah berlatih dan asah kemampuan, karena kesempatan untuk berprestasi selalu ada,” pesannya.
Di balik gemerlap medali, ada cerita tentang keluarga, disiplin, dan mimpi yang terus dikejar. Dari Laguboti, tiga bersaudara itu membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dukungan yang tepat, usia muda bukan halangan untuk menjadi juara.
Untuk Team Manager Senpai Radion Gultom SPWK dan Senpai Jefri Nainggolan SPd, saya juga ucapkan terima kasih kepada mereka. Dimana, selama ini telah bekerja keras baik dalam melatih para Atlit, dan di dalam pertandingan agar Atlit-atlit KKI Inalum dapat memperoleh hasil yang baik.