Metromedannws.co, Medan - Seorang pengunjung Tempat Hiburan Malam (THM) yang berada di Jalan Imam Bonjol Medan diduga dikeroyok berjumlah sekitar 10 orang. Korban mengalami luka-luka serius pada bagian tubuhnya.
Demikian disampaikan langsung oleh korban berinisial RS (34) kepada metromedannews.co di Medan, Senin (23/2/2026).
Baca Juga:
Polsek Medan Baru Ringkus Pelaku Curanmor di Seputaran Jalan Rantang
Korban menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada hari Minggu tanggal 22 Februari 2026 sekitar pukul 01.30 Wib. Berawal korban bersama temannya datang ke THM tersebut untuk bersantai serta mendengar lagu-lagu. Pada saat itu juga korban (pelapor) menyawer penyanyi, secara tiba-tiba pengunjung yang juga menikmati musik tersebut mendatanginya dan secara membabi-buta memukul korban menggunakan tangan ke bagian wajah.
Kemudian, pelapor meminta karyawan THM untuk menyalakan lampu. Saat lampu menyala lebih kurang 10 orang laki-laki mendatangi korban dan langsung melakukan pengeroyokan serta melempar menggunakan gelas dan botol minuman hingga mengenai telinga sebelah kiri mengakibatkan luka sobek.
"Saya tidak kenal dengan mereka (para terlapor) tiba-tiba saya dikeroyok secara membabi-buta berjumlah kurang lebih 10 orang laki-laki bang. Atas pengeroyokan itu, saya mengalami luka sobek pada telinga sebelah kiri, luka gores dibawah telinga, luka sobek dan luka memar didalam telinga, pada mulut bagian dalam, sobek dibagian hidung, memar pada pelipis sebelah kanan dan bengkak disebelah mata kanan," ungkap RS dengan nada trauma.
Baca Juga:
Viral, Plt Camat Medan Kota EW Tersangka Dugaan Kasus Penggelapan Mobil
Atas kejadian tragis tersebut, RS pun membuat laporan ke Polrestabes Medan dengan laporan polisi nomor : LP/B/806/II/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 22 Februari 2026.
RS pun berharap pihak kepolisian yakni Polrestabes Medan segera mengungkap kasus ini dan menangkap serta menahan para pelaku (terlapor) sesuai hukum yang berlaku.
"Saya berharap laporan saya ditindaklanjuti dengan serius oleh pihak Polrestabes Medan dan menangkap para pelaku, guna mendapatkan keadilan hukum terhadap apa yang saya alami saat ini," harapnya dengan tegas.