Sebelumnya, peringatan tentang hepatitis akut pada anak yang tidak diketahui penyebabnya diumumkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak 15 April 2022.
Sejak kasus pertama dilaporkan di Inggris pada 5 April 2022, sudah lebih dari 200 kasus dilaporkan oleh 20 negara, termasuk Indonesia.
Baca Juga:
Pria Tewas Penuh Luka di Parangtritis Ternyata Eks Sekjen Pordasi DKI
Tiga anak di Jakarta meninggal dengan dugaan hepatitis akut misterius ini. Disebut misterius karena hepatitis ini tidak terkait dengan virus hepatitis A, B, C, D, dan E. [jat]