"Jujur sebagai orang awam karena memang ini kompetensi ini masih baru dan baru tahun lalu mulai diimplementasikan memang kami dari PT. MIS masih terus mendalami sistem mini kompetisi ini. Namun secara awam ya kalau suatu sistem aplikasi apalagi ini kan mini kompetisi, ini pasti LKPP juga membuatnya itu juga atau menciptakan ini tidak sembarangan pasti sudah memikirkan lainnya, walaupun tetap mungkin penyempurnaan kedepannya mungkin saja ada. Tapi kalau sampai membuat jadi pemenang tanpa melalui proses terus itu ya, saya nggak bisa lagi ini berkata-kata bingung aja gitu kok bisa gitu yah. Dan sampai detik ini di portalnya kami masih pemenang belum terhapus," bebernya.
Dalam hal ini, kata Immanuel, pihaknya berharap adanya keadilan atas pemenang tender lelang mini kompetisi 2026.
Baca Juga:
DPRD Sumut Minta Perusahaan Padel Quantum & Social Sport Cemara Tanggapi Keluhan Warga
" Kalau kita dari PT. MIS, yah memang berharap ada keadilan, artinya kita gak ada intervensi PPK untuk mengevaluasi atau memenangkan kita. Ya kita menganggap ini kita berjuang di tender. Kalau kita serahkan sepenuhnya proses evaluasi itu ke penggunanya dalam hal ini PPK," pungkasnya.
Dalam hal ini, Kasatker PJN IV Sumut, Rahmad Parulian saat dikonfirmasi via seluler terkait pembatalan lelang mini kompetisi paket preservasi jalan jembatan Lawe Pakam (Bts. Provinsi Aceh) - Kutabuluh - Bts. Kota Sidikalang - Bts. Kota Kabanjahe dengan pagu anggaran sekitar Rp 32 milyar yang dimenangkan oleh PT. MIS, mengatakan sudah dijawab dan mengirimkan 2 link berita klarifikasi kendala teknis aplikasi LKPP.
"Sudah kita jawab itu bos. Saya rasa sudah cukup bos, tidak ada tambah lagi. Terimakasih perhatiannya," tegas Kasatker PJN IV Sumut menjawab konfirmasi awak media, Sabtu (18/4/2026).
Baca Juga:
Warga Resah Minta Polrestabes Medan Gerebek Judol Modus Warnet di Jalan AR Hakim
Hingga berita ini diterbitkan, PT MIS masih tercatat sebagai pemenang lelang mini kompetisi paket preservasi jalan jembatan Lawe Pakam (Bts. Provinsi Aceh) - Kutabuluh - Bts. Kota Sidikalang - Bts. Kota Kabanjahe tahun 2026 dengan pagu anggaran senilai kurang lebih Rp 32 milyar di aplikasi LKPP.
[ REDAKTUR : ROI ]