"Modus dari kapal ke kapal seluruh barang bukti dimasukkan ke dalam jeriken yang sudah di modifikasi seolah-olah membawa solar. Pengembangan di rumah, tim menemukan 17 jeriken yang sama," jelas Kapolrestabes.
Atas pengungkapan ini, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Dr H, Hasan Matsum, M.Ag mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya kinerja Kapolrestabes Medan dalam pemberantasan narkoba.
Baca Juga:
Eks Kapolres Bima Kota Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Langgar Narkoba dan Etik
"Selama Ramadhan kita imbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas. Kami juga terus mendukung Polrestabes dan jangan pernah puas. Mari kita jaga bersama anak-anak, keluarga, tetangga dari bahaya narkoba. Sampaikan informasi kepada para petugas jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. Semua laporan akan ditindaklanjuti," jelasnya.
Sementara Walikota Medan, Rico Waas menambahkan, mengapresiasi Polrestabes Medan selama 100 hari telah banyak mengungkap peredaran dan menangkap pelakunya yang efeknya langsung berdampak pada keamanan Kota Medan.
"Narkoba merupakan penghancur masa depan anak bangsa. Ini akan terus berkala dan tidak berhenti di sini saja. Ini terungkap karena Polrestabes reaktif. Kami mendorong masyarakat terus melaporkan apabila disekitar kita lingkungan ada hal yang mencurigakan," pungkas Walikota Medan.