Metromedannews.co, Medan - Pihak Samsat Medan Utara yang berada di Jalan Sekip, Kota Medan diduga memberikan ruang bagi para calo dalam pengurusan surat-surat kelengkapan berkendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Akibatnya, masyarakat mengaku sangat resah dengan keberadaan calo tersebut.
Terpantau, para calo bebas berkeliaran (gentayangan) di seputaran kantor Samsat tepatnya di parkiran sepeda motor/mobil.
Baca Juga:
Terkait Premanisme Polda Banten Tangkap 492, di Tangerang Ada 96 Orang
Setiap warga (pemohon) pengurusan kelengkapan surat-surat kendaraan langsung ditemui para calo dan menawarkan pengurusan lewat jalur cepat (exspress) tepat diparkiran. Disitu para calo langsung menjelaskan kepada warga yang tengah mengurus pembayaran wajib pajak kendaraan khususnya yang ganti plat perlima tahun dan balik nama.
"Saya datang ke Samsat ini bang, untuk mengurus (membayar) pajak mobil, tiba-tiba saya ditemui diduga calo dan menawarkan untuk membantu mengurus pembayaran pajak karena nama kepemilikan di STNK bukan lah nama saya. Calo tersebut mengatakan kalau tidak melalui nya pengurusan pasti akan dipersulit (ditolak) petugas. Mendengar pernyataan calo tersebut saya pun meminta untuk diuruskan dengan biaya Rp 1 juta ditambah biaya yang sudah tertera di STNK," ungkap IH kepada metromedannews.co, Rabu (11/3/2026).
"Calo nya juga mengaku kepada saya memberikan uang tersebut ke petugas guna mempercepat pengurusan," tambahnya.
Baca Juga:
Terlibat Calo Penerimaan Polri, Polda Sulteng Pecat Satu Oknum Polisi
IH menyebut pihak Samsat Medan Utara diduga sengaja melakukan pembiaran terhadap para aksi calo serta memeliharanya guna meraup keuntungan lebih.
"Kuat dugaan pihak Samsat Medan Utara pelihara calo demi meraup keuntungan besar", pungkasnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan SIK dikonfirmasi awak media via seluler, Kamis (12/3/2026) terkait calo bebas berkeliaran di Samsat Medan Utara Jalan Sekip Kota Medan, belum memberikan jawaban resmi hingga berita ini diterbitkan.
[ REDAKTUR : ROI ]