Lalu mereka berkumpul di halaman Gedung DPR Aceh dan memanggil anggota dewan yang masih berada di dalam gedung menemui mereka untuk bergabung dalam penolakan Jokowi tiga periode dan menolak kenaikan harga BBM.
Satu per satu mahasiswa silih berganti menyampaikan orasi. Mereka menilai kepemimpinan Jokowi amburadul yang mengakibatkan rakyat yang menjadi korban.
Baca Juga:
Sikap Agresif Mahasiswa Perkeruh Aksi Unjuk Rasa 'Indonesia Gelap'
"Kenaikan harga BBM, kelangkaan minyak goreng hingga naiknya PPN 11 persen, kebijakan ini membuat rakyat menengah hingga ke bawah menjerit," kata seorang orator, Furqan.
Menurutnya banyak kebijakan di era kepemimpinan Joko Widodo - Ma'ruf Amin yang tidak berpihak pada rakyat. Apalagi sikap para Menterinya yang kerap menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Sehingga aksi mahasiswa yang digelar saat ini, kata dia sebagai akumulasi kekecewaan dari hal tersebut. Jika tuntutan mahasiswa ini tidak digubris oleh pemerintah pusat, pihaknya akan kembali menggelar aksi unjuk rasa yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Baca Juga:
Demo Tolak MBG di Papua Diduga Ditunggangi KNPB, Polisi Bertindak
"Ini bentuk kekecewaan kami terhadap Presiden yang selalu menindas warganya lewat kebijakan," ucapnya. [jat]