"Maraknya peredaran sabu-sabu di Medan Estate ini sangat berdampak kepada warga setempat seperti sering kemalingan barang-barang berharga dari rumah. Apalagi disini banyak anak-anak kuliah yang ngekost mereka sering kehilangan barang berupa Laptop, alat-alat masak dan lain-lain", bebernya.
Ucok mewakili warga Medan Estate berharap pihak kepolisian serius memberantas peredaran narkoba tersebut agar situasi Kamtibmas aman dan kondusif.
Baca Juga:
Polrestabes Medan Ungkap Jaringan Narkoba Cina - Malaysia - Indonesia, 5 Kg Sabu Diamankan
"Iya, kita berharap pihak kepolisian yakni Polrestabes Medan serius memberantas peredaran narkoba khususnya di Desa Medan Estate. Jangan lah pula polisi jadi ikut terlibat dalam transaksi jual - beli sabu-sabu. Karena pemuda-pemuda setempat menyebutkan sabu-sabu itu oknum polisi", pungkasnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan SIK melalui Kasat Resnarkoba AKBP Tommy Aruan SIK saat dikonfirmasi, Jumat (1/8/2025) terkait maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Komplek MMTC Desa Medan Estate yang diduga milik oknum Polrestabes Medan, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.