Aktivis Tiger Bangun menyatakan aparat penegak hukum tinggal menunggu satu pintu saja: pembuktian aliran proyek dan komunikasi antara aktor-aktor yang disebut.
Kesimpulan: Gejala “Monopoli Proyek” Kian Terang-Benderang.
Baca Juga:
Sudah Disurati, Pemilik Bangunan Tidak Sesuai PBG di Jalan Tuasan Kebal Hukum
Bila sebelumnya dugaan permainan anggaran hanya menjadi bisik-bisik, kini informasi yang muncul dari internal dinas justru mengarah pada pola yang lebih sistematis: Sentralisasi proyek di tangan satu figur nonstruktural, Diduga ada pengaturan penyedia, Dugaan barter proyek demi jabatan definitif, Dugaan intervensi terhadap PPK dan pejabat teknis.